PENDIDIKAN ROHANI Jalan Menuju Pencerahan Hati

Penulis: Prof. Dr. H. Haidar Putra Daulay, MA.
ISBN: 978-623-6763-59-9
Hal: vi + 196
Ketebalan: 1,2 cm
Stok: Kosong
Sipnosis:
Manusia terdiri dari dua unsur yang menyatu unsur fisik dan nonfisik (rohani). Unsur fisik dapat diketahui dengan jelas baik melalui panca indra atau teknologi. Unsur non fisik( rohani ), tidak bisa dijangkau oleh panca indra dan teknologi, yang terlihat dan diketahui adalah pengaruh dan bekasnya. Potensi rohani manusia itu adalah akal, qalb, nafs dan roh.
Buku ini akan lebih fokus kepada pembahasan tentang qalb (hati), sedangkan yang lainnya dibahas sepintas saja. Hati manusia sangat menentukan apakah manusia itu menjadi manusia yang baik atau sebaliknya, dan itu dijelaskan oleh Rasulullah dalam hadis shahih bahwa dalam diri manusia ada segumpal daging apabila itu baik, maka baiklah manusia itu dan apabila itu rusak rusaklah manusia, itulah dia hati. Selain dari itu hati adalah sumber kebahagian dan kegelisahan manusia.
Hati yang tenteram adalah sumber kebahagian, jika diajukan pertanyaan apakah kebahagian itu, maka salah satau jawaban yang disampaikan adalah hati yang tenteram. Kegelisahan hati adalah petaka. Seandainya seseorang yang memiliki kekayaan materi yang melimpah tapi hatinya gelisah tidak tenteram, maka hartanya itu seolah-olah tidak bermanfaat baginya. Jika seseorang memiliki kedudukan terhormat, seperti pangkat dan jabatan, tetapi hatinya tidak tenteram, maka sama juga dengan yang terdahulu , pangkat dan jabatannya tidak bermanfaat untuk dia.
Ketenteraman hati adalah selalu dambaan setiap orang, hanya terkadang sebagian manusia salah menempatkannya. Sebagian menyangka kebahagian itu terletak pada harta yang menumpuk, maka dia berupayalah meraihnya dengan semaksimal mungkin tanpa memperdulikan sumbernya dan sangat kikir untuk mengeluarkannya. Sebagian menyangka bahwa kebahagian terletak pada pangkat dan jabatan, dan diapun berupaya meraihnya dengan meng- halalkan segara cara dan juga berupaya mempertahankannya semaksima mungkin. Terkadang apa yang disangkakan manusia itu tidak benar, banyak orang-orang kaya tapi hatinya tidak tenteram, begitu juga banyak orang berpangkat dan berkedudukan tinggi hatinya gelisah. Jika demikian halnya hati yang bagaimanakah yang membawa kepada kebahagiaan dan ketenterman hidup itu? Jawabannya adalah hati yang salim ( qalbun salim ). Buku ini akan mencoba menguraikannya.
One Response
[…] Pendidikan Rohani Memenuhi Panggilan Haji Negara Islam dalam Perspektif Yusuf Al-Qaradhawi Konsep Pendidikan Akhlak menurut Ikhwan Al-Shafa Buku Bahasa Indonesia Upaya Pemerintah Desa dalam Pencegahan… The Power Of Somehow ← KATALOG BUKU → BAHASA INDONESIA […]