IDEALITAS USIA PERKAWINAN
Catatan Pinggir Ketahanan Keluarga di Indonesia

Penulis: Dr. Iwan, M.H.I., DKK
Editor: Ahmad Tamami, MH
ISBN: 978-000-0000-00-0
Hal: viii + 86
Ketebalan: 0,5 cm
Stok: Kosong
Sipnosis:
Perkawinan muda akan berpengaruh pada ketahanan keluarga, karena mereka perlu mempunyai kemampuan resiliensi agar bisa memenuhi kebutuhan dasarnya seperti kebutuhan sandang, pangan dan papan. Akan tetapi, yang terjadi adalah pasangan yang telah memutuskan untuk melakukan perkawinan muda tentunya masih banyak yang belum mampu dalam memenuhi kebutuhan dasarnya. Jika merujuk pada Peraturan Menteri PPPA Nomor 6 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Pembangunan Keluarga, yang menyebutkan bahwa konsep ketahanan keluarga salah satunya adalah ketahanan ekonomi. Salah satu konsep ini dapat kita analisis untuk melihat kondisi keluarga dari pasangan yang kawin muda.
Ketahanan ekonomi dapat digambarkan ketika kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhannya demi bisa melangsungkan kehidupannya dengan nyaman dan berkesinambungan. Kehidupan yang nyaman berarti memiliki rumah yang layak dan berkesinam- bungan berarti keluarga tersebut selalu memiliki pendapatan dalam jumlah yang mencukupi semua kebutuhan hidupnya. Namun, jika melihat realitanya pembangunan keluarga dan ketahanan keluarga yang menjadi masalah dan tantangan khususnya bagi pasangan yang telah menikah muda.
No Responses