LGBT DALAM BINGKAI KEARIFAN LOKAL
Studi Peran Sosial dan Budaya pada Masyarakat Adat Batak dan Bali

Penulis: Dr. Iwan, MHI – Syaddan Dintara Lubis, MH.
Muhammad Iqbal Hanafi Nasution, SH
ISBN: 978-623-0000-00-0
Hal: vi + 110
Ketebalan: 0,6 cm
Stok: Kosong
Sipnosis:
Fenomena Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender di Indonesia yang selanjutnya disebut dengan LGBT, mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa dekade terakhir . Berdasarkan berbagai survei, daerah dengan angka kasus LGBT tertinggi biasanya terkonsentrasi di wilayah perkotaan dengan akses luas terhadap media sosial dan informasi global. Provinsi seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur sering kali mendominasi laporan mengenai keberadaan komunitas LGBT . Faktor-faktor seperti urbanisasi, globalisasi, dan lemahnya pengawasan sosial terhadap norma tradisional menjadi pemicu utama.
Untuk memahami fenomena keberagaman orientasi seksual dan identitas gender, penting untuk membedakan sejumlah konsep dasar yang sering kali disalahartikan atau digunakan secara bergantian. Istilah seks merujuk pada aspek biologis manusia, seperti anatomi fisik, organ reproduksi, hormon, dan karakteristik biologis lainnya yang membedakan laki-laki dan perempuan. Dalam konteks ini, orang yang memiliki penis dikategorikan sebagai laki-laki, sementara yang memiliki vagina dikategorikan sebagai perempuan. Karena fokusnya pada aspek biologis dan reproduksi, istilah seks sering ditafsirkan sempit sebatas urusan hubungan badan. Menurut Nasaruddin Umar, istilah ini terutama berhubungan dengan struktur biologis dan kimiawi tubuh sehingga ruang lingkupnya lebih bersifat medis dan alamiah.
No Responses